5 Tips Agar Klaim Asuransi Diterima yang Sering Diabaikan Nasabah


Mengajukan klaim merupakan salah satu proses penting dalam dunia asuransi kesehatan. Oleh karenanya, informasi tentang proses yang mudah dalam mengajukan klaim asuransi akan menjadi pertimbangan seorang calon nasabah untuk membeli produk asuransi kesehatan seperti yang ditawarkan oleh asuransi prudential.

5 Tips Agar Klaim Asuransi Diterima yang Sering Diabaikan Nasabah

Begitupun sebaliknya, jika informasi tentang proses yang sulit dan berbelit-belit dalam mengajukan klaim, maka bisa membatalkan niat seorang calon nasabah untuk membeli produk asuransi kesehatan.
Bagi seorang nasabah, memahami cara mengajukan klaim asuransi dengan sebaik-baiknya akan mencegah timbulnya kesulitan-kesulitan di kemudian hari. Selain itu juga akan memudahkan nasabah dalam memperoleh uang penggantian.

Selain itu, nasabah juga perlu mempertimbangkan produk asuransi yang akan mengembalikan premi. Berikut adalah 4 tahap mengajukan klaim asuransi kesehatan.

1. Pelajari Polis Asuransi dengan Baik
Sebelum menjalani perawatan kesehatan, pelajari dan pahami terlebih dulu segala peraturan mengenai manfaat polis. Jika Anda adalah peserta asuransi kesehatan kolektif, biasanya akan diberi satu daftar manfaat polis melalui perusahaan tempat Anda bekerja.

Selain itu, Anda bisa bertanya kepada bagian personalia untuk mengetahui batasan manfaat menurut polis induk perusahaan.

Sedangkan bagi peserta asuransi kesehatan individu, bisa minta informasi langsung kepada agen dan bagian layanan klaim perusahaan asuransi kesehatan. Berikut adalah beberapa poin yang perlu dipelajari dan dipahami dari polis.

  • Jumlah manfaat asuransi kesehatan. Yaitu limit maksimum untuk masing-masing item perawatan dan sisa limit yang dimiliki nasabah.
  • Pengecualian-pengecualian. Yaitu jenis penyakit dan atau metode perawatan yang dikecualikan, misalnya operasi kosmetik, penyakit kelainan bawaan, penyakit yang sudah ada sebelum polis efektif, dan sebagainya.
  • Fasilitas rujukan. Bila perusahaan asuransi menyediakan fasilitas rujukan, Anda harus mengetahui rumah sakit mana saja di kota Anda yang menjadi rujukan.Keuntungan melakukan perawatan di rumah sakit rujukan adalah Anda tidak perlu mengeluarkan uang jaminan dan membayar biaya perawatan dimuka.

2. Pelajari Tagihan Rumah Sakit dengan Teliti
Saat meninggalkan rumah sakit, biasanya pihak rumah sakit akan meminta Anda menandatangani rincian biaya perawatan yang akan ditagihkan kepada Anda atau ke pihak asuransi. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Data lengkap dan benar. Termasuk diagnosis, jenis tindakan, rincian biaya per item, tanggal perawatan, nama dokter dan data polis yang berkaitan.
  • persetujuan klaim yang berbeda.

3. Mengajukan Klaim Asuransi dengan Segera
Setelah selesai perawatan, lakukanlah pengajuan klaim asuransi kesehatan sesegera mungkin. Apalagi bagi asuransi kesehatan bersifat penggantian (reimbursement) tanpa melalui rujukan (provider).

Biasanya, setiap perusahaan asuransi kesehatan memiliki masa kedaluwarsa (expired) pengajuan klaim. Jika kadaluwarsa, klaim asuransi Anda bisa tidak dibayar.

Mengajukan klaim asuransi kesehatan dengan segera bisa memudahkan pihak asuransi berkomunikasi dengan pihak rumah sakit karena informasinya masih baru. Terlebih lagi, semakin cepat mengajukan klaim asuransi, semakin cepat pula Anda memperoleh uang pengganti.

Beruntunglah bagi anda yang saat ini menjadi nasabah asuransi prudential, karena berdasarkan pengalaman perusahaan asuransi ini adalah yang terbaik saat ini. Para agen akan dengan senang hati membantu cara klaim asuransi prudential agar biaya rumah sakit cepat terbayarkan.

4. Menyalin Berkas Klaim Asuransi
Setiap perusahaan asuransi memiliki kinerja dan sumber daya manusia yang berbeda-beda. Sebagai nasabah, belum tentu mengetahui kualitas kinerja administratif di perusahaan asuransi tersebut.
Oleh karenanya, Anda perlu menyalin semua berkas pengajuan klaim asuransi kesehatan. Jika berkas hilang, maka tak perlu khawatir karena telah memiliki salinannya.

Itu tadi beberapa info agar klaim asuransi kamu tidak ditolak oleh agen asuransi, semoga bermanfaat